Selama ini bawang putih hanya dikenal sebagai bumbu, tapi tahukah bahwa ternyata bawang putih juga memiliki khasiat "jamu" yang baik untuk kesehatan kita? Bahkan dalam peerkembangan sejarah manusia bawang putih juga turut andil menyumbang khasiatnya bagi tertulisnya sejarah. Sedikit saja pengetahuan bawang putih yang patut untuk kita ketahui.
Bawang putih (Allium Sativum) adalah tanaman dengan akar berwarna putih berbentuk umbi lapis, serupa dengan bawang merah bumbu dapur yang lazim ada didapur rumah kita. Bawang putih diperkirakan berasal dari daerah Kirgiz, Siberia. Sebuah tulisan Mesir kuno mencatat bahwa bawang putih diberikan kepada pekerja yang membangun piramida untuk menjaga agar stamina mereka tetap kuat dan sehat.
Bawang putih (Allium Sativum) adalah tanaman dengan akar berwarna putih berbentuk umbi lapis, serupa dengan bawang merah bumbu dapur yang lazim ada didapur rumah kita. Bawang putih diperkirakan berasal dari daerah Kirgiz, Siberia. Sebuah tulisan Mesir kuno mencatat bahwa bawang putih diberikan kepada pekerja yang membangun piramida untuk menjaga agar stamina mereka tetap kuat dan sehat.
Orang Rusia memberikan julukan khusus untuk
bawang putih yaitu “penisilin Rusia”, karena bawang putih dipercaya mengandung
10 persen manfaat penisilin. Tentara Rusia dan Jerman menggunakannya sebagai
obat saat Perang Dunia I dan II.
Senyawa utama yang terdapat dalam bawang
putih adalah aliin. Zat aliin ini akan terurai saatbawang putih ini dimemarkan.
Dengan mendorong enzim alinase, aliin terpecah menjadi alicin, amonia, dan asam
piruvat.Dalam alicin terkandung zat belerang atau sulfur. Inilah yang
menyebabkan bau tajam saat bawang putih dimemarkan. Senyawa alicin ini yang
berkhasiat menghancurkan pembentukan pembekuan darah dalam arteri, mengurangi
gejala diabetes, dan mengurangi tekanan darah.
Selain alicin, bawang putih juga memiliki
senyawa lain yang berkhasiat sebagai obat, yaitu alil. Senyawa alil paling
banyak terdapat dalam bentuk dialil trisulfida yang berkhasiat memerangi
penyakit-penyakit degeneratif dan mengaktifkan pertumbuhan sel-sel baru.
Dari penelitian yang dilakukan di Iowa,
Amerika Serikat tahun 1994 terhadap 41.837 wanita, ditemukan bahwa resiko
menderita kanker kolon menurun 30 persen bagi mereka yang mengonsumsi bawang
putih.
Sudah tahu pentingnya konsumsi bawang putih? Jadi, masih adakah yang fobia makan bawang? hmmm.. pikirkan kembali ya..